Wednesday, January 28, 2015

Pentingkah Yodium bagi Burung Murai Batu?

Seringnya kita melihat berbagai jenis penyakit yang burung murai batu yang diantaranya ialah kebotakan di kepala, gondokan, bulu yang kusam, dan kegendutan. Berbagai jenis penyakit tersebut tidak hanya disebabkan oleh bakter ataupun virus yang menyerang burung murai batu tapi juga disebabkan tidak terpenuhinya nutrisi bagi tubuh yang menyebabkan tubuh rentan terserang penyakit. Kebutuhan nutrisi bagi burung ocehan seperti burung murai batu tidak hanya tersusun atas kelengkapan vitamin, protein, lemak, dan mineralnya saja melainkan ada satu unsur nutrisi lagi yang sangat dibutuhkan oleh burung murai batu dan burung ocehan lainnya yakni yodium. Pada tubuh manusia tersimpannya cadangan yodium di bagian kelenjar tiroid yang dapat membantu menyimbangkan fungsi kelenjar tiroid tersebut dan juga yodium bisa mengendalikan sistem laju metabolisma pada tubuh manusia. Sedari itu lah bagi manusia unsur yodium sangat dibutuhkan dan berperan aktif dalam menjaga kesehatan tubuh.

Bagi burung murai batu yang kekurangan yodium akan mendapatkan efek buruk pada kesehatan tubuhnya yang mana salah satunya ialah terjadinya kerontokan bulu pada bagian kepala yang lama kelamaan bisa menjadi botak. Rontoknya bulu di bagian kepala burung murai batu tidak hanya disebabkan oleh tungau atau kutu semata melainkan juga akibat kurangnya yodium yang diterima oleh tubuh burung murai batu. Yang menyebabkan kualitas bulu menjadi menurun dan pori-pori menjadi rusak yang akhirnya satu per satu bulu di kepala rontok secara keseluruhan.
Gambar: Garam atau Yodium
Akibat lainnya yang bisa ditimbulkan dari kekurangan yodium ialah datangnya penyakit gondok yang mengifeksi dibagian tenggorokan burung murai batu. Gondokan yang menimpa burung murai batu akan mengakibatkan pembengkakan pada tenggorokan yang terlihat seperti balon. Pembengkakan tersebut akan menurunkan kualitas kesehatan burung dan burung pun hanya berdiam diri saja di dalam sangkar karena tidak sanggup lagi berdiri. Gumpalan yang menumpuk di tenggorokan burung seperti balon mau pecah tersebut adalah tumpukan lemak yang tidak dapat diuraikan yang akibatnya akan menumpuk dan menyebabkan pembengkakan yang disebut dengan gondokan.

Sedangkan untuk makanan yang mempunyai kandungan yodium cukup banyak sekali di antaranya pada ikan, daging, telur, sayur-sayuran, garam, dan air. Tapi kadar yodiumnya sering berbeda-beda sehingga perlu ditunjang dengan multivitamin tambahan atau suplemen yang bisa dicampurkan pada makanan atau minuman burung murai batu. Tujuannya ialah agar yodium yang diperlukan oleh tubuh burung murai batu tidak hanya disandarkan pada makanan saja melainkan ditambah dengan suplemen beryodium. Pemberiannya dapat diberikan setiap hari bila itu diperlukan dalam masa penyembuhan penyakit burung seperti kebotakan dan gondokan. Tapi bila burung murai batu tampak sehat pemberian suplemen dapat dikasih secukupnya artinya jangan sampai berlebihan juga. Karena manfaat bagi burung murai batu yang mengkonsumsi yodium adalah meningkatkan kualitas bulu sehingga tidak mudah kusam dan tampak mengkilap. Disamping itu manfaat lainnya adalah menjaga berat badan burung murai batu, membantu perkembangan otak, menjegah penyakit gondok, menjaga sistem reproduksi agar tetap sehat, dan masih banyak lagi.

Dan dalam artikel ini pesan yang ingin disampaikan pada para pecinta burung ocehan ialah bahwa yodium sangat berperan aktif dalam menjaga kesehatan burung ocehan anda termasuk burung murai batu. Sehingga dengan membaca artikel ini dapat menambah wawasan para pembaca sekalian tentang pentingnya yodium bagi burung murai batu. Dan semoga artikel ini bermanfaat. Terimakasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Sumber:
1. http://omkicau.com/2013/10/10/iodium-sepele-tapi-penting-bagi-burung/
2. http://olvista.com/kesehatan/10-manfaat-mineral-yodium-bagi-kesehatan-tubuh/

Gambar:
1. http://www.garamku.com/wp-content/uploads/2011/01/garam-yodium-21.jpg

Pentingkah Inspirasi dalam Menulis?

Inspirasi bila dicari artinya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ialah sebagai ilham. Sehingga jika seseorang mendapatkan inspirasi akan mudah untuk mengembangkannya karena percikan ide terus mengalir ke dalam pikirannya. Hal inilah yang diperlukan bagi kita yang ingin menulis. Yaitu membutuhkan inspirasi agar tulisan tidak berhenti di tengah jalan dan kita bisa terus menulis karena tidak akan kehabisan ide.

Ada berbagai nama penulis terkenal baik dibidang fiksi dan non fiksi yang karya tulisannya telah banyak di baca oleh jutaan manusia di seluruh dunia. Dan beberapa nama penulis yang terus menulis sampai sekarang ialah Asma Nadia, Raditya Dika, Andrea Hirata, Quraish Shihab, Habiburrahman El Shirazy, dan masih banyak lagi. Kesemua tokoh penulis tersebut dapat terus menulis sampai saat ini karena mereka terus mendapatkan inspirasi (ide) untuk dituangkan dalam bentuk tulisan seperti buku, novel, cerpen, dan artikel. Sehingga rasanya sudah bisa menjawab pertanyaan dalam hati kita bahwa Insipirasi itu memang ditubuhkan untuk berkarya seperti menulis.

Jika anda rajin membaca berbagai jenis tulis seperti di buku, artikel koran, dan artikel di dunia maya yang jumlahnya sudah tidak terhitung dan setiap hari tulisan-tulisan tersebut dapat terus bertambah dan berganti. Dan pertanyaannya ialah bagaimana caranya tulisan tersebut terus bertambah setiap harinya? Jawabannya ialah karena inspirasi terus mengalir kepada para menulis sehingga memudahkannya untuk menulis berbagai jenis tulisan setiap harinya.

Sedangkan untuk mendapatkan inspirasi dalam menulis dapat dilakukan dengan banyak cara dan salah satunya ialah dengan rutin membaca. Membaca berbagai jenis buku, artikel, cerpen, puisi dan lain-lain bisa menambah pengetahuan yang belum pernah diketahui atau dibaca sehingga memperkaya pengalaman kita untuk memadatkan isi tulisan. Sedangkan manfaat lainnya dari rutin membaca ialah mengetahui gaya bahasa dan kosa kata baru dari tulisa yang dibaca. Setiap penulis yang menuliskan ide dalam bentuk buku atau artikel pasti mempunyai gaya penulisan yang berbeda-beda sehingga bagi pembaca hal ini sangat perlu diketahui untuk memperbaiki gaya tulisan kita semakin menjadi lebih baik.

Nah, untuk mencari inspirasi lainnya selain membaca buku atau artikel dapat dilakukan dengan berbaur ke lingkungan dan peka memandang dari setiap kejadian yang dilihat dan didengar. Menemukan inspirasi dengan berbaur ke lingkungan ialah dengan melihat semua kejadian yang ada di lingkungan seperti kerusakan alam, orang gemar membuang sampah sembarangan, pahlawan lingkungan yang menginspirasi, dan lain sebagainya. Sehingga dengan aktifnya kita berbaur ke lingkungan maka inspirasi akan terus mengalir dipikiran untuk dituliskan dalam bentuk buku, artikel, cerpen, dan puisi. Sedangkan peka terhadap setiap kejadian yang ada di sekitar kita akan menjadikan kita kritis dan mau berpartisipasi untuk mengangkatnya ke dalam bentuk tulisan. Contohnya bisa terkait dengan politik, budaya, agama, sosial, ekonomi, dan banyak lagi.

Dan itulah kiat-kiat atau cara yang bisa diterapkan bagi kita yang ingin menemukan inspirasi  untuk dituangkan dalam bentuk tulisan yakni membaca buku, berbaur ke lingkungan, dan peka terhadap apa-apa yang kita lihat dan dengar. Sehingga setiap hari kita bisa dapat terus menulis dengan berbagai jenis tema karena inspirasi yang terus mengalir yang tidak ada habisnya disebabkan kita yang rajin membaca dan mau berbaur ke lingkungan kita.

Sehingga inilah alasan pokok mengapa inspirasi begitu penting bagi siapapun untuk mengaktualisasikannya dalam bentuk karya yang tidak hanya untuk tulisan saja tapi berlaku juga untuk karya-karya yang lain. Dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semuanya untuk bisa terus menulis sampai kapanpun. Oke.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Pengaruh Mendengarkan Musik Bagi Pikiran Manusia

Secara umum seluruh manusia di seluruh penjuru bumi pasti sudah pernah mendengar apa yang disebut dengan musik. Sarana atau media mendengarkan musik bisa berasal dari handpone, komputer, ipot, radio, ataupun orang yang bernyanyi. Dan tujuan dalam mendengarkan musikpun cukup beragam, ada yang bermaksud untuk menenangkan pikiran, ada yang hanya ingin mengetahui lirik lagu atau genre musiknya, dan bermacam-macam tujuan lainnya. Tapi yang menjadi poinnya ialah diketahui bahwa musik mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam mempengaruhi pikiran manusia dalam bertindak dan mengatur prilakunya di kehidupan.

Adapun dalam artikel ini akan diulas mengenai pengaruh pikiran manusia yang mendengarkan musik. Sehingga dengan membaca artikel ini sampai tuntas maka kita semua mengetahui berbagai dampak/pengaruh yang dihasilkan oleh musik bagi pikiran manusia.  

Meningkatkan kemampuan memori dan kreativitas
Mendengar musik pengaruhnya bagi pikiran manusia ialah untuk meningkatkan kemampuan memori dan kreativitas pada manusia itu sendiri. Manusia yang mendengarkan musik maka daya ingatnya akan meningkat karena lirik-lirik lagu dari musik yang didengarkan dapat terekam oleh otak dan selanjutnya akan mampu diucapkan kembali tanpa mendengarkan lagu. Hal ini paling sering untuk metode belajar bahasa asing seperti bahasa inggris, mandarin, jerman, dan lain-lain. Yang tujuannya agar kosa kata yang terdapat lagu dapat terekam oleh otak dengan mudah sehingga dapat dilafalkan kembali tanpa mendengarkan lagu. Dan bagi kreativitas manusia juga ikut terlatih untuk mampu menimbulkan ide-ide yang terinspirasi dari lagu/musik yang didengarkan. 

Mengurangi stres
Manusia yang dipenuhi dengan sejuta aktivitas yang membebani pikirannya maka bisa menimbulkan stres sehingga mengganggu kesehatan dan pekerjaannya. Sedari itu untuk menterapi hal tersebut tak salah dengan mendengarkan musik-musik yang berlirik motivasi atau yang mempunyai filosofi untuk bisa berubah dan bangkit kearah yang lebih baik. Dan juga dalam dunia kesehatan telah dikembangkan mengenai musik yang digunakan sebagai terapi untuk menenangkan orang-orang yang dilanda stres dan kecemasan sehingga dengan mendengarkan musik yang disukainya maka tingkat stres dapat berkurang.

Mampu mensinergikan pikiran dengan tindakan
Manusia yang suka mendengarkan musik maka pikirannya dapat disinergikan dengan tindakan manusia tersebut. Contohnya ialah sewaktu berolahraga atau melakukan senam. Orang yang melakukan senam pagi baik secara berkelompok atau seorang diri seringkali sewaktu senam akan dimulai maka akan diputarkan musik. Musik yang diputar tersebut untuk menselaraskan antara gerakan senam dengan nada dari musik tersebut. Sehingga timbul rasa senang dan tidak membosankan oleh orang-orang yang senam dengan musik. Dan begitu juga dengan orang yang berolahraga seperti lari pagi atu sore juga memutar musik yang saat berolahraga. Tujuannya ialah untuk mensinergikan gerakan olahraga dengan musik yang didengarkan sehingga rasa jenuh dan lelah bisa hilang serta waktu berolahraga akan jauh lebih lama. 

Merileksasikan pikiran manusia
Manusia yang mendengarkan musik biasanya untuk tujuan tertentu dan salah satunya ialah untuk merileksasikan pikiran yang terlalu tegang. Manusia yang susah tidur atau sulit beristirahat biasanya akan memutar musik yang bernada lembut dan lirik yang mendayu-dayu untuk diperdengarkan hingga sampai tidur atau pun lebih nyaman untuk beristirahat. Sehingga metode ini cukup sering dilakukan untuk merileksasikan pikiran agar lebih mudah beristirahat dibandingkan dengan metode membaca buku yang tebal sampai mata lelah sendiri dan mengantuk.

Yups, inilah penjelasan mengenai pengaruh yang diterima oleh pikiran manusia yang mendengarkan musik. Tapi walaupun demikian sebaiknya dalam mendengarkan musik diharapkan tidak memutarnya dengan volume yang terlalu keras karena bisa berkontraksi terhadap telinga sehingga bisa menimbulkan efek buruk bagi pendengaran. Dan semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi yang membacanya. Terimakasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Sumber:
Berbagai Sumber

Meraih Kebahagian dengan Mensyukuri Derita

Judul               : Meretas Jalan Surga dengan Mensyukuri Derita
Penulis            : dr Hanny Ronosulistyo, Sp.OG (K)., M.M dan KH. Aceng Zakaria
Penerbit           : PT Grafindo Media Pratama
Tahun terbit    : Februari 2012
Tebal buku      : 208 Halaman.
Peresensi         : Satria Dwi Saputro

“Apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku, dan yang akan mematikan aku, kemudian menghidupkan aku kembali” (QS Al-Syu’ara’: 80-81)

Semua makhluk hidup yang Allah Swt, ciptakan di dunia ini pasti akan mengalami apa yang disebut sakit yang bisa menimpa manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, dan bumi ini sendiri. Sakit yang diderita oleh makhluk terutama bagi manusia pada hakikatnya adalah ujian yang diberikan oleh Allah Swt untuk dilalui dengan bersabar dan berusaha tanpa mengeluh dan berperasangka buruk terhadap Sang Pencipta.

Sampul Buku
Sakit yang menimpa seseorang sejatinya akan mampu menjadikannya belajar bahwa nikmat kesehatan begitu sangat berharga untuk dijaga dan dirawat serta mengajak manusia tersebut untuk mengintropeksi ke lubuk hatinya tentang dosa-dosa atau kesalahan yang telah dikerjakannya saat ia masih sehat. Sedari itu manusia yang ditimpa musibah berupa sakit tidaklah harus disikapi dengan menggerutu atau menyalahkan Tuhan tentang sakit yang dideritanya.

Adapun menyipaki derita yang menimpa diri kita selaku hamba Allah Swt yang beriman adalah dengan mensyukuri derita tersebut tidak dengan cara berkeluh resah. Derita yang menimpa manusia tidaklah demikian sulitnya Allah Swt berikan melainkan ada solusi untuk penyembuhannya yakni dengan bersabar dan berusaha semaksimal mungkin untuk menyembuhkan derita sakit tersebut. Disamping itu juga, bagi siapapun yang ditimpa penyakit maka dosa-dosa yang lalu akan berguguran atau hilang tak berbekas akibat kesabar dan keuletan berusaha untuk mengobati penyakit tersebut. Hal tersebut telah disabdakan oleh Nabi Muhammad Saw yang berbunyi: “tidak ada yang menimpa seorang muslim dari kepenatan, sakit yang menahun, kebimbangan, kesedihan, penderitaan, kesusahan, atau hanya tertusuk duri, kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya.” (HR. Al-Bukhari).

Apa yang tertulis pada paragraf-paragraf di atas termaktub dalam buku Meretas Jalan Surga dengan Mensyukuri Derita yang ditulis oleh dr Hanny Ronosulistyo, Sp.OG (K)., M.M dan KH. Aceng Zakaria. Buku ini berisikan pesan-pesan bagi manusia yang didera derita berupa sakit baik di masa muda ataupun yang sudah tua atau lanjut usia (lansia). Pesan-pesan tersebut dikemas dengan menghadirkan kutipan-kutipan ayat dari Al-Quran dan Al-Hadist. Disamping itu buku ini juga dipadukan dengan kajian kedokteran mengenai kesehatan berupa tips-tips bagi orang yang sakit terutama bagi lansia (lanjut usia) dan cara untuk menyikapi derita tersebut kearah yang lebih positif yang ingin mengajak para pembaca untuk bersyukur dan tidak kufur.

Buku yang diterbitkan oleh PT Grafindo Media Pratama ini berisikan 22 bab yang dibagi ke dalam tiga bagian yaitu, bagian pertama mengulas tentang Sakitku Ibadahku, bagian kedua mengkaji tentang masa tuaku ibadahku, dan bagian ketiga mengulas mengenai wafatku ibadahku menjemput kematian dengan tersenyum. Apiknya dalam buku ini ialah kajiannya memadukan dua ilmu antara ilmu agama dengan ilmu kedokteran untuk solusi dalam menyikapi derita yang dihadapi.

Disamping itu juga derita yang dihadapi oleh manusia tidak hanya berupa penyakit saja tetapi ada berbagai derita lainnya yang dicantumkan dalam buku ini yakni mengenai kegundahan yang dihadapi oleh orang lanjut usia (lansia) berupa sulitnya berinteraksi dengan keluarga, jarang bergaul dengan lingkungan, dan mengajak untuk produktif dari sisi menambah amal kebajikan. Dan secara khusus dijelaskan mengenai tips-tips kesehatan yang berguna bagi para lansia yang disandarkan pada ilmu kedokteran berupa masalah gizi dan penyakit yang diderita oleh lansia, perubahan metabolisme dan kompesisi tubuh lansia, kebutuhan energi lansia, menjaga kesehatan lansia, dan masih banyak lagi.

Dan juga pada bagian akhir dari buku yang membahas menganai wafatku ibadahku melukiskan bagaimana umat Islam menyikapi kematian dengan kebahagian dan senyuman atau mati dalam keadaan husnul khatimah. Sedari itu mengajarkan bagi kita untuk mempersiapkan amal ibadah sebanyak mungkin dan tidak mengerjakan perbuatan yang dilarang oleh Allah Swt.

Adalah disampaikan bahwa buku ini sangat cocok untuk dibaca oleh setiap umat Islam baik yang masih muda ataupun yang sudah tua. Karena isi dari buku ini ialah mengajak umat manusia untuk mensyukuri hidup dan mempersiapkan amal ibadah sebagai bekal di akhirat kelak.

Oleh: Satria Dwi Saputro
Gambar:
1. http://fatahillahstan.com/product/141/1008/Meretas-Jalan-dengan-Mensyukuri-Derita 

Mencermati Manfaat Gula untuk Burung Ocehan

Nutrisi yang dibutuhkan oleh burung ocehan jenisnya cukup banyak sekali diantaranya ialah protein, karbohidrat, vitamin, kalsium, kalium, dan zat gula. Nutrisi yang dibutuhkan oleh burung ocehan tersebut gunanya sangat banyak sekali yang salah satunya ialah dapat untuk menambah tenaga serta yang tak kalah penting adalah bisa untuk memperjernih kicauan burung ocehan tersebut. Dalam artikel ini tidak menjelaskan mengenai manfaat dari kesemua nutrisi yang disebutkan tadi melainkan hanya menjelaskan mengenai zat gula yang mempunyai segudang manfaat untuk burung ocehan.

Gula dalam kehidupan manusia umumnya dikenal sebagai zat yang mengandung rasa manis ketika dirasa yang bisa bersumber dari buah tebu, air nira, dan buah-buahan lainnya. Manfaat dari mengkonsumsi gula dengan kadar yang tepat bagi manusia sangat banyak sekali yakni bisa menambah stamina agar tidak mudah lelah, dapat mengoptimalkan fungsi otak, meredakan depresi, dan masih banyak lagi. Di samping itu gula tidak hanya dikonsumsi oleh manusia saja melainkan burung ocehan pun ada yang mengkonsumsi gula atau glukosa sebagai makanan rutin hariannya.

Kandungan nutrisi yang terdapat dalam gula ialah kandungan energi, kalori, protein, karbohidrat, kalsium, dan berbagai jenis vitamin. Dan umumnya makanan yang mempunyai kandungan gula ialah roti tawar, nasi, buah tebu, buah-buahan, atau bahan makanan yang mempunyai zat karbohidrat di dalamnya. Sehingga dengan banyaknya makanan yang mengandung zat gula maka berbagai jenis burung ocehan pun dapat diberikan zat gula karena akan sangat membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya.

Dan di bawah ini akan diuraikan penjelasan mengenai manfaat dari gula yang di antaranya ialah: 

Menambah stamina
Bagi burung ocehan yang aktif dalam mengikuti kontes perlombaan atau sering dilatih untuk mengindahkan kicauannya maka perlu diberikan asupan makanan bergizi. Tujuannya adalah agar burung ocehan tersebut tidak cepat lelah dan staminanya dapat bertahan. Dan makanan bergizi yang dianjurkan untuk diberikan pada burung ocehan ialah makanan yang mengandung banyak zat gula seperti roti, buah-buahan, nektar bunga, dan madu. Karena dalam kandungan zat gula terdapat lebih kurang 364 kalori yang manfaatnya dapat menjadi cadangan energi bagi burung ocehan dan tidak membuatnya cepat lelah. 

Memperindah kicauannya
Burung ocehan yang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat gula/glukosa maka manfaatnya ialah bisa untuk memperindah suara kicauannya. Di samping memperindah kicauan suaranya, zat gula juga bermanfaat untuk membuat burung ocehan menjadi lebih aktif berkicau dibanding dengan burung ocehan yang tidak mengkonsumsi zat gula. 

Meredakan depresi
Burung ocehan adalah salah satu jenis makhluk hidup yang rentan mengalami stres akibat dari salahnya perawatan yang diberikan untuk burung ocehan. Stres yang berlangsung lama dapat menyebabkan burung ocehan menjadi malas berkicau dan makan yang akibatnya dapat membuatnya menjadi lemas serta tidak bertenaga. Sedari itu untuk menerapi burung ocehan atau menjaga kestabilan mental burung tersebut agar tidak mudah stres ialah dengan memberikannya makanan yang mengandung zat gula disamping memperhatikan cara perawatan yang benar.

Dan juga pemberian zat gula untuk burung ocehan dapat diberikan setiap hari bila burung ocehan tersebut pemakan buah-buahan. Sedangkan bagi burung ocehan yang tidak suka memakan buah-buahan dapat mensiasatinya dengan mengoleskan cairan gula, nektar, dan madu pada makanannya agar disantap oleh burung ocehan pemakan daging.

Sekianlah yang penjelasan mengenai manfaat atau khasiat dri zat gula yang mempunyai sejuta manfaat bagi manusia dan makhluk hidup yang lain seperti burung ocehan. Dan semoga artikel ini bermanfaat. Terimakasih

Oleh: Satria Dwi Saputro
Sumber:
http://omkicau.com/2014/03/21/memilih-buah-buahan-manis-untuk-burung-pleci/
http://www.organisasi.org/1970/01/isi-kandungan-gizi-gula-pasir-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html
http://www.tipscaraalami.com/2014/04/5-manfaat-gula-bagi-kesehatan-tubuh.html

Tuesday, January 27, 2015

Mengenali Cara Merawat Burung Robin

Bila ditanyakan pada kita mengenai pentingnya perawatan burung ocehan tentunya semuanya akan setuju untuk merawat burung ocehannya dengan maksimal. Perawatan terhadap burung ocehan tidak hanya terkhusus pada burung-burung yang sudah lama tenar atau terkenal tapi juga kepada burung ocehan yang tidak begitu dikenal oleh masyarakat. Nah, perawatan yang diberikan kepada burung ocehan dilakukan tidak hanya kepada bagian pengindahan suara kicauannya saja melainkan juga kepada bagian tubuhnya, corak bulunya, dan organ tubuhnya. Dalam hal ini dengan dilakukan perawatan kepada burung ocehan maka kesehatannya akan terjaga dan suaranya dapat semakin merdu.

Artikel ini coba menguraiakan penjelasan mengenai perawatan terhadap burung robin yang dikenal oleh masyarakat sebagai burung ocehan kesayangan bangsa Tionghoa. Burung robin sudah sangat lama dikenal oleh masyarakat Indonesia dan sudah banyak pula orang-orang yang memelihara burung robin baik untuk hiasan rumah ataupun untuk diperlombakan. Sedari itu diperlukan referensi mengenai cara merawat burung robin yang baik dan benar. Dan penjelasan untuk cara merawat burung robin dapat disimak di bawah ini:

Memandikannya
Burung robin perlu mendapatkan perhatian perawatan dengan memandikannya secara rutin yakni pada pagi dan sore hari. Memandikan dapat dengan cara menyemprotkan air kebagian bulu kepala dan badannya. Cara lainnya ialah dengan membiarkannya mandi sendiri di dalam kerambah atau cepuk dengan mengarahkannya secara perlahan tapi jangan dipaksa. Memandikan burung robin tujuannya ialah agar kuman-kuman dan debu-debu yang menempel di sela-sela sayapnya bisa hilang. Selain itu juga dengan seringnya burung robin di berikan perawatan dengan cara memandikannya maka kutu-kutu dan tungau tidak akan mau lagi bersemayam di tubuh burung robin. Sehingga dengan rutinnya burung robin dimandikan maka ia tidak akan terjangkit penyakit kulit yang menyebabkannya mematuki bulunya. 

Menjemurnya
Cara lain untuk merawat burung robin ialah dengan melakukan penjemuran. Penjemuran yang dianjurkan untuk burung robin ialah dilakukan pada pagi hari dari jam 7 pagi sampai dengan 10 pagi. Dan juga rentan lamanya penjemuran ialah selama 30 menit. Usahakan bila burung merasa gerah atau mengepak-ngepakkan sayapnya untuk langsung diangkat dan ditaruhkan pada tempat yang teduh. Hal tersebut pertanda bahwa burung robin sudah merasakan cukup mendapatkan sinar matahari dan jangan dipaksakan terlalu lama karena bisa dapat membuatnya kehabisan nafas serta berujung pada kematian. Penjemuran yang diberikan untuk burung robin dapat diberikan setiap hari atau bisa juga sebanyak dua kali dalam satu minggu. 

Berikan makanan bergizi dan bermutu
Untuk merawat burung robin selain memandikan dan menjemurnya dapat pula dilakukan dengan cara memberikan makanan bergizi dan bermutu untuk burung robin. Makanan pokok untuk burung robin ialah buah-buahan seperti buah semangka, buah pisang, mangga, dan lain-lain. Karena dalam buah-buahan terkandung banyak vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan oleh burung robin yang mempunyai sifat aktif. Disamping itu juga selain memberikan makanan buah-buahan kepada burung robin dapat juga diberikan makanan dari serangga-serangga kecil seperti ulat hongkong, jangkrik, dan bahkan cacing.

Yup, demikianlah uraian dan penjelasan mengenai perawatan terhadap burung robin yang saat ini harganya sudah mahal dibanding tahun sebelumnya. Dan semoga artikel ini bermanfaat bagi semuanya. Terimakasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro
Sumber:
http://ronggolawe.info/mengenal-dan-merawat-burung-pekin-robin/
http://hargaburung-master.blogspot.com/2014/08/cara-merawat-burung-robin-agar-cepat.html