Wednesday, April 5, 2017

Mengenal Belalang Sebagai Pakan Burung Ocehan

Pakan yang diberikan kepada burung ocehan pemakan serangga jenisnnya tergolong beragam mulai dari jangkrik, voer, kroto, ulat hongkong, ulat jerman, ikan kecil, sampai dengan belalang. Masing-masing dari jenis pakan tersebut ada yang diberikan rutin setiap hari tapi ada juga yang hanya diberi beberapa kali dalam seminggu. Burung ocehan yang boleh diberikan pakan serangga setiap hari jenisnya adalah jangkrik, kroto, ulat, dan ikan. Adapun untuk belalang pemberiannya hanya dianjurkan sekitar dua atau tiga kali saja dalam seminggu. Untuk itu dalam artikel ini coba mengulik lebih jauh lagi terkait belalang yang dikenal sebagai pakan bagi burung ocehan.

Dissosteira Carolina yang merupakan nama ilmiah belalang tergolong sebagai serangga yang persebarannya terdapat dihampir seluruh negara termasuk Indonesia. Biasanya tempat yang dijadikan habitat bagi belalang adalah ladang pertanian, padang rumput, semak belukar, dan hutan. Selain itu, di mata orang-orang kadang belalang dianggap sebagai hama yang suka memakan tanaman yang ditanam petani. Disisi lain, banyak juga yang memanfaatkan belalang sebagai pakan bagi burung, ayam, maupun ikan. Dan juga, banyak pula diantara masyarakat yang mengkonsumsi belalang dengan terlebih dahulu mengolahnya menjadi kripik.

Jenis belalang yang hidup di alam liar cukup beragam mulai dari belalang kayu, belalang setan, belalang merah, dan hitam. Hanya saja jenis yang cocok dan aman untuk dimakan burung ocehan adalah belalang kayu dan belalang setan. Ciri belalang kayu memiliki warna yang didominasi warna hijau dan belalang cokelat mempunyai warna agak kecokelatan. Alasan kedua jenis belalang yang hanya boleh diberikan kepada burung ocehan tak lebih karena kebiasaan yang sering dilakukan orang-orang. Sebab jenis belalang lainnya tergolong jarang ataupun tidak pernah diberikan kepada burung ocehan. Sehingga tidak diketahui secara pasti tingkat keamanannya bagi kesehatan burung ocehan.
Gambar: Belalang
Dikatakan bahwa kandungan nutrisi yang ada pada belalang jauh lebih besar dibandingkan dengan jangkrik. Adapun susunan nutrisinya terdiri dari Protein sekitar 62 gram, Serat sekitar 12 gram, Lemak sekitar 15 gram, Vitamin (A, B, B1, B2, B6, C, dan E), Kalsium, Fosfor, dan Kalium. Burung ocehan yang memakan belalang dampak positifnya mampu menjaga tumbuhnya bulu dan memperkuat tulang agar tidak mudah keropos. Manfaat lainnya dapat mendorong birahi burung meningkat yang membuatnya mudah terpancing berkicau saat diadu dengan burung lain. Selain itu, burung ocehan yang boleh memakan belalang bisa dilakukan sejak masih trotolan atau muda dan disaat mabung.

Sedangkan belalang yang dimakan oleh burung ocehan tidak boleh diberikan setiap hari. Alasannya, mampu membuat burung menjadi alergi yang menimbulkan rasa gatal di kulitnya. Alhasil, burung yang mengalami alergi itu pun akan mematuki bulu-bulunya sampai gatalnya hilang. Dampak lainnya bisa membuat burung ocehan menjadi ketagihan untuk terus mengkonsumsi belalang dan tidak ingin menyantap jenis pakan lainnya. Karenanya burung ocehan hanya boleh memakan belalang sebanyak satu sampai dua ekor dalam sekali pemberian dan diberikan dua kali dalam seminggu.

Nah, begitulah ulasan tentang belalang yang dikenal sebagai pakan tambahan bagi burung ocehan pemakan serangga. Yang terpenting bagi Anda yang hendak memberikan belalang kepada burung ocehan kesayangan Anda dipastikan dulu jenisnya dan jangan diberikan setiap hari. Okey.

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2013/07/19/manfaat-belalang-sebagai-pakan-burung/
2. http://www.tipsburung.com/2016/08/burung-diberikan-belalang-baguskah.html

Sumber Gambar:
https://cdn.pixabay.com/photo/2014/11/20/00/47/grasshopper-538482_960_720.jpg

2 comments

  1. Mmm.. Begitu rupanya, belalang ini tidak boleh dikonsumsi setiap hari. Ternyata harus ada variasi makanan

    ReplyDelete