Wednesday, April 5, 2017

Sekilas Tentang Burung Cucak Kuricang

Bila ditanyakan kepara para pembaca sekalian tentang burung Cucak Kuricang? Mungkin jawabannya kurang begitu akrab dan mengetahuinya. Sebab dari jenis burung cucak-cucakan yang banyak dikenal orang-orang lebih sering tentang burung Cucak Jenggot dan Cucak Ijo. Padahal burung Cucak Kuricang juga memiliki kicauan yang tak kalah merdu dan bervariasi dibanding dua jenis cucak lainnya. Selain itu, burung Cucak Kuricang tergolong cukup mudah dilatih berkicau dan tidak sulit dalam perawatannya. Untuk itu dalam artikel ini coba menuliskan tentang burung Cucak Kuricang agar semakin dikenal luas sebagai burung kicauan.

Pycnonotus atriceps yang menjadi nama latin burung Cucak Kuricang memiliki daerah persebaran cukup luas yang tidak hanya terkonsentrasi di Indonesia saja. Di luar negeri, burung yang berasal dari keluarga Pycnonotidae tersebar mulai di beberapa negara seperti Bangladesh, India, Myanmar, Tiongkok, Thailand, Laos, Vietnam, Pilipina, dan Malaysia. Adapun persebarannya di tanah air banyak berada di Pulau Sumatera, Nias, Mentawai, Pulau Jawa, Kalimantan, dan Bali. Di alam liar, burung ini dapat hidup mulai dari hutan yang ada di dataran rendah sampai dengan area pegunungan dengan tinggi mencapai 900 meter di atas permukaan laut.

Pakan alami burung Cucak Kuricang yang hidup di hutan lebih menyukai buah yang berukuran kecil dan aneka jenis serangga seperti jangkrik, semut, ataupun belalang. Saat musim berbiak tiba biasanya burung ini akan membangun sarangnya dengan menggunakan jaring laba-laba yang diambil di ranting atau tanah, daun, dan ranting. Burung Cucak Kuricang yang kawin biasanya berlangsung di bulan Oktober, Januari, Maret sampai Mei. Indukan betina yang mengerami telur dalam sekali musim kawin bisa mencapai sekitar 3 butir.
Gambar: Burung Cucak Kuricang atau burung Cep-cep
Melihat ciri fisiknya dikatakan bahwa burung Cucak Kuricang memiliki postur tubuh berukuran sedang dengan panjang sekitar 17 cm. Dan ciri fisik lainnya dari burung Cucak Kuricang adalah sebagai berikut:
  1. Warna bulunya didominasi oleh dua warna yakni hitam dan kuning.
  2. Warna hitam tampak dibagian seluruh area kepala, tenggorokan, ujung-ujung sayap, dan ujung ekornya.
  3. Warna kuning tampak disisi tubuh bagian atas dan bawah mulai dari tengkuk, punggung, perut, ekor, dan sayapnya.
  4. Paruhnya berukuran agak besar, sedikit panjang, dan berwarna hitam pekat.
  5. Lingkaran matanya tampak berwarna kebiruan gelap dengan pupil berwarna hitam.
Berbicara tentang suara kicauannya bahwa burung Cicak Kuricang atau bagi orang-orang di Pulau Bangka menyebut dengan nama burung Cep-cep tergolong merdu dan nyaring. Volume kicauannya terdengar agak tinggi dengan bunyi nada seperti “cippp” yang dilagukan secara berulang-ulang. Walaupun bunyi kicauan alaminya tampak kurang variatif tapi bila dilatih dengan memasternya menggunakan burung yang sudah gacor tentunya burung Cucak Kuricang akan menguasai lebih dari satu kicauan.  

Nah, demikianlah ulasan terkait dengan burung Cucak Kuricang yang belum terlalu dikenal luas para pecinta burung ocehan. Dengan membaca artikel ini mungkin membuat Anda tertarik untuk memelihara burung Cucak Kuricang atau burung Cep-cep dengan membelinya di pasar burung yang ada di kota. Okey.

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2011/12/27/cucak-kuricang/
2. https://omkicau.com/2012/12/06/lagu-aseli-burung-cep-cep-atau-cucak-kurincang-tak-seheboh-lagu-hasil-pemasteran/

Sumber Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/04/Pycnonotus_atriceps-20031005.jpg/682px-Pycnonotus_atriceps-20031005.jpg

2 comments

  1. Baru tahu ada burung namanya cucak kuricang..
    Mungkin masih saudara dengan cucak ijo maupun cucak rowo 😂

    ReplyDelete
  2. ia mas Indra, burung ini biasanya dipanggil burung Cep-cep karena kicauannya terdengar seperti "cipp"

    ReplyDelete