Monday, April 30, 2018

Lebih Dekat Mengenal Burung Jagal Papua

Ketika ada yang bertanya tentang burung Jagal Papua mungkin sangat sedikit di antara kita yang mengenal ataupun pernah melihatnya. Hal ini memang wajar sebab burung Jagal Papua tergolong bukan burung ocehan yang umum dipelihara banyak orang seperti burung Murai Batu ataupun Kacer. Walaupun demikian, corak warnanya terlihat mirip burung Kacer dan Meninting dengan ukuran yang tampak jauh lebih besar dari jenis burung ocehan biasanya. Suara kicauannya juga tergolong merdu dengan alunan yang berdurasi agak panjang dan mampu menghapal atau menirukan suara kicauan burung lainnya. Karenanya penulis pun coba menguliknya lebih jauh lagi agar kita semuanya semakin mengenalnya.

Burung Jagal Papua tergolong salah satu dari empat jenis burung Jagal yang berasal dari keluarga Cracticidae. Area persebarannya diketahui hanya terdapat dibagian timur Indonesia yang meliputi kawasan Kepulauan Aru, Kepulauan Papua barat, dihampir seluruh bagian Pulau Papua, Kepulauan Trobriand yang terletak disebelah tenggaranya. Jumlah sub-spesiesnya hanya terdiri dari dua jenis yakni Cassicus dan Hercules. Mengingat terbatasnya area persebaran burung Jagal Papua mungkin beralasan bahwa sangat sedikit orang-orang yang mengenalinya.
Burung Jagal Papua
Begitu juga dengan kehidupannya di alam liar biasanya tersebar merata mulai dari dataran rendah sampai perbukitan dan pegunungan yang ketinggiannya sekitar 1450 meter dpl. Area alam bebas yang ditinggalinya juga bervariasi baik itu hutan hujan, hutan dekat pinggir sungai, area hutan rawa, pinggir hutan, dan sampai area perkebunan. Sewaktu berburu makanan biasanya dilakukan dalam kelompok kecil sambil bertengger dibagian cabang pohon tinggi. Makanan yang disantapnya pun cukup bervariasi berupa serangga yang berukan sedang sampai besar dan buah-buahan. Sarang yang disusunnya saat memasuki masa berkembangbiak memiliki bentuk mirip mangkuk yang terbuat dari ranting-ranting pohon dan jumlah telur yang dieraminya sekitar tiga butir.
Baca juga:
Adapun ukuran fisik burung Cracticus Cassicus yang dipanggil dalam bahasa latin ini tergolong cukup besar mirip burung Jalak yang panjangnya sekitar 32 cm. Dan ciri fisik lainnya bisa dibaca ulasannya di bawah ini:
  1. Warna hitam pekat terlihat dibagian mahkota kepala, wajah, tengkuk, tenggorokan, pangkal dada, punggung tengah, sayap, dan ekornya.
  2. Warna putih susu tampak menutupi dibagian pangkal punggung, sisi pinggir sayap, pangkal ekor, dada bawah, perut, dan tunggirnya.
  3. Paruhnya yang berwarna hitam dibagian ujung dan putih kehitaman dibagian pangkalnya berukuran besar dan agak panjang.
  4. Ekornya yang berwarna hitam ini juga berukuran panjang yang terdiri dari bulu-bulu yang agak tebal.
  5. Kakinya yang berwarna hitam keabu-abuan berukuran sedang dengan cakar yang tajam.
Sedangkan ciri kicauan burung Jagal Papua ini terdengar lumayan nyaring dan agak melengking. Suara kicauannya yang bulat terdengar mirip suara terompet dengan volume tinggi. Walaupun suaranya tinggi tapi cukup mengalun dengan irama yang rapi dan berdurasi agak lama. Nada kicauannya terdengar seperti “yodeling” dan “koi...koi...koi... kohh...kohh” yang dibunyikan secara terus-menerus.

Nah, bagaimana penjelasan seputar burung Jagal Papua yang diulas dalam artikel ini tentunya menarik bukan?. Untuk itu bagi Anda yang belum mengenal burung Jagal Papua maka dengan membaca artikel ini dapat mengetahuinya. Okey.

Referensi Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2012/06/02/jagal-papua/
2. https://www.hbw.com/species/hooded-butcherbird-cracticus-cassicus
3. https://omkicau.com/2013/09/29/burung-jagal-papua-suara-unik-dan-pintar-meniru/

Referensi Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Hooded_Butcherbird_(Cracticus_cassicus)_perched_on_branch.jpg

0 komentar:

Post a Comment